Menggenggam kuat, memanjat, berpegangan, kemudian memanjat dan saling topang. menghanyutkan diri kemudian terantuk dan menggigil. Demi menikmati indahnya ciptaan Illahi Robbi. #bodyrafting
Salah satu stasiun tua warisan budaya yaitu Stasiun Tanjung Priok. Ini untuk pertama kalinya saya mengunjungi tempat ini. Dari luar bangunan cagar budaya ini terlihat tidak jauh berbeda dengan Stasiun Kota, namun begitu melangkah kedalamnya terasa bahwa bangunan ini memiliki gaya yang berbeda dan cukup sepi karena operasionalnya dimulai sore hari. Dibagian awal bangunan, kita akan disambut dengan cerita sejarah Stasiun ini dan sejarah beberapa stasiun tua lainnya. Begitu memasuki bangunan utama, saya terkesan dengan arsitektur yang menopangnya. Artistik. Masih terasa kegagahan bangunan ini dijamannya. Sayangnya tidak diperkenankan mengambil gambar sampai jauh kedalam, hanya sebatas pagar saja. Cukup lama saya mengaguminya, sebelum akhirnya saya pergi. Ternyata wisata sejarah itu menyenangkan ^_^
Saat berjalan-jalan disekitar Museum Bahari di Jakarta Utara, tiba-tiba timbul rasa penasaran dengan adanya dua menara yang menjulang dari arah sekitaran pasar ikan. Menara ini cukup mencolok. Akhirnya saya putuskan untuk mencari bangunan tersebut yang ternyata adalah Masjid Luar Batang. Konon, Masjid ini adalah bangunan bersejarah yang disana terdapat makam Alhabib Husein bin Abubakar bin Abdillah Al ‘Aydrus. Bangunan Masjid ini tersembunyi diantara gang-gang sempit di daerah padat penduduk yang hanya cukup dilalui dua mobil itu pun harus perlahan. Yang menarik adalah baru saja tiba, sudah ditawari dengan sedikit memaksa untuk membeli bunga, maklum saingan pedagangnya banyak jadi saling berebut. Hal ini karena sebagian besar pendatang yang berkunjung untuk melakukan ziarah makam. Keadaan waktu itu cukup ramai, mereka yang hendak berziarah pun disarankan membawa air putih yang sudah disediakan para penjaga, katanya di do’akan didalam agar barokah. Pada saat saya berkunjung kondisi luar Masjid agak kurang terawat, mungkin karena musim hujan sehingga jalanan menuju masjid becek dan banyak pedagang yang meramaikan lokasi masjid.






